Satgas Yonif 403/WP dan Puskesmas Getentiri Perkuat Posyandu di Perbatasan Papua

    Satgas Yonif 403/WP dan Puskesmas Getentiri Perkuat Posyandu di Perbatasan Papua
    Satgas Swasembada Yonif 403/WP Koops TNI Habema bersama Puskesmas Getentiri menggelar kegiatan Posyandu bagi warga Kampung Asiki, Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Minggu (19/7/2026).

    BOVEN DIGOEL - Tumbuh kembang anak menjadi perhatian serius di wilayah perbatasan RI-PNG. Satgas Swasembada Yonif 403/WP Koops TNI Habema bersama Puskesmas Getentiri menggelar kegiatan Posyandu bagi warga Kampung Asiki, Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Minggu (19/7/2026).

    Kegiatan tersebut menyasar ibu dan anak, terutama balita, dengan pemeriksaan kesehatan serta pemberian vitamin dan imunisasi. Kehadiran prajurit TNI bersama tenaga kesehatan di tengah masyarakat menjadi bagian dari upaya mendukung kesehatan generasi penerus bangsa di wilayah perbatasan.

    Komandan Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista, Letkol Inf Moh. Irwan Afandi, mengatakan perhatian terhadap kesehatan anak dan balita harus dilakukan secara berkelanjutan.

    “Anak dan balita merupakan generasi penerus bangsa sehingga membutuhkan perhatian khusus agar kesehatannya terjamin. Salah satu upayanya melalui pencegahan penyakit, pengobatan, dan pemulihan kesehatan, ” ujar Letkol Inf Moh. Irwan Afandi.

    Menurutnya, Posyandu menjadi salah satu sarana penting untuk mendekatkan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat, khususnya warga yang tinggal di wilayah perbatasan RI-PNG.

    Dokter Satgas Yonif 403/Wirasada Pratista, Kapten Ckm dr. Thareq, menjelaskan kegiatan tersebut melibatkan tenaga kesehatan Puskesmas Getentiri dan personel kesehatan Satgas.

    Dalam kegiatan itu, ibu mendapatkan vitamin dan suplemen penambah darah. Sementara anak-anak memperoleh vitamin A serta imunisasi DPT. Satgas Yonif 403/Wirasada Pratista turut menurunkan tiga personel kesehatan untuk membantu pelaksanaan kegiatan.

    “Posyandu memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan ibu dan anak. Kolaborasi dengan Puskesmas Getentiri juga menjadi bentuk sinergi antara Satgas dan lembaga kesehatan daerah untuk membantu masyarakat di wilayah perbatasan, ” kata dr. Thareq.

    Bidan Desa Kampung Prabu, Desi, menyebut kegiatan Posyandu merupakan agenda rutin Puskesmas Getentiri. Ia mengapresiasi keterlibatan prajurit TNI dalam mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

    “Kami bangga dan salut kepada bapak-bapak TNI yang berinisiatif ikut mendukung kegiatan Posyandu. Dengan kolaborasi bersama Satgas, kegiatan dapat berjalan aman dan lancar. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut, ” ujar Desi.

    Sinergi Satgas Yonif 403/WP dan Puskesmas Getentiri diharapkan dapat memperkuat perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak sekaligus mempererat hubungan TNI dengan masyarakat di perbatasan Papua. Posyandu pun menjadi salah satu ruang penting untuk memastikan generasi penerus di tapal batas mendapat perhatian sejak dini.

    (PERS)

    kesehatan anak perbatasan ri-png sinergi tni posyandu imunisasi boven digoel papua tumbuh kembang generasi penerus tenaga kesehatan
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Satgas Yonif 403/WP Suntik Semangat Siswa...

    Artikel Berikutnya

    Jelang HUT RI ke-81, Satgas Yonif 403/WP...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    HUT Ke-81 TNI Dimeriahkan TNI Fair hingga Parade dan Defile Alutsista
    Panglima TNI Tandatangani Nota kesepahaman Dengan Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa
    Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri Keuangan RI
    TNI Kerahkan Alutsista dan Pasukan Khusus TNI AL  Intensifkan Pencarian Korban KM Virgo Transport 8
    Panglima TNI Bersama Menko Polkam Lepas Satgas Terpadu Port Visit 2026

    Ikuti Kami